Thursday, November 9, 2017

Review: Skinfood Black Sugar Strawberry Wash Off Mask



Skinfood is probably one of a few Korean skincare products I've tried so far and kinda love it. After trying out Skinfood Rice Mask some time ago and pleased with the result, I feel like I have to try out their other wash-off mask variants. I was a bit confused to choose between this mask and their Black Sugar Wash Off Mask, but from the reviews I read, the Black Sugar Mask contains harsher black sugar granules and thus feels harsh on the skin. Trying to minimize any possible irritation that may occur, I finally chose this Skinfood Black Sugar Strawberry Wash Off Mask.




Skinfood Black Sugar Strawberry Wash Off Mask is a facial mask that contains mineral-rich organic black sugar, along with strawberry seeds and strawberry seed oil. It also enriched with vitamins and minerals to hydrate and nourish skin. It claims to scrab away dead skin away, making your skin soft and glowing.

This product comes in a bulky plastic jar, or if I may say, a tiny bucket, with vintage-designed label all over it. I really appreciate how they design their packaging beautifully with vintage style.






Ingredients: 
Caprylic/Capric Triglyceride, Sucrose, Glycerin, Peg-7 Glyceryl Cocoate, Euphorbia Cerifera (Candelilla) Wax, Cetyl Ethylhexanoate, Stearalkonium Hectorite, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Lanolin, Macadamia Ternifolia Seed Oil, Limnanthes Alba (Meadowfoam) Seed Oil, Fragaria Vesca (Strawberry) Seed, Sorbitan Laurate, Fragaria Ananassa (Strawberry) Seed Oil, Water, Bht, Ethylhexylglycerin, Phenoxyethanol, Caramel, D&C Red No.33(Ci 17200), Fd&C Yellow No.6(Ci 15985), Fragrance





The texture itself is so strawberry jam alike, it even has strawberry jam scent and strawberry seed all over it! But as convincing as it looks, please note that this is not an actual jam. LOL. Beside strawberry seed I also find black sugar grain scattered all over the product. It has a unique texture because it may look creamy and sticky, but when you scoop it out, it felt light and watery, and of course, very scrubby.




I use this mask once a week. Please note that this is not the only mask I use during the week. I also use several types of mask such as tea tree clay mask, mud mask, and mask sheet for anti acne. I use this just because I feel the need to exfoliate my face once a week.

After washing my face with facial foam, I dry my face with a towel, then scrub this mask all over my face very gently. I waited about 10 minutes and rinse it with tap water. I don't use warm water because I'm too lazy. It is important to scrub this onto your damp face. I once use this on a dry face and the effect was abrasive.

To be honest, this mask does feel a little bit too harsh on me. I chose this over Skinfood Black Sugar Mask because the reviews said the scrub wasn't too harsh but it still feels too much for me. Nevertheless, I do love the feel this mask gives: smooth skin with sweet strawberry scent, so I think I'd try to tolerate this. Moreover my skin doesn't show any negative reaction. 

Skinfood Black Sugar Strawberry Wash Off Mask originally cost about USD 11-12 and sold in Indonesian online stores for around IDR 98,000 to IDR 120,000.





Monday, October 30, 2017

Review: QL Cosmetics Lip Cream Matte Semua Warna



QL Cosmetics ini bisa dibilang brand kosmetik asli Indonesia yang lumayan baru ya. Gue pertama kali liat merk ini waktu iseng maen ke dan+dan store. Agak amazed juga liat ada merk kosmetik yang baru pertama kali gue liat ngeluarin eyeliner glitter warna-warni. Gue sampe melototin satu-satu tulisan di kemasannya, curiga kalo ini merk abal. Tapi masak iya dan+dan jual merk abal. Sampe akhirnya gue nemu website resmi dari merk ini, dari situ gue yakin kalo ini merk terpercaya.

Mengikuti trend matte lip cream akhir-akhir ini, QL Cosmetics juga gak mau kalah. QL Lip Cream Matte ini asli bikin gue naksir abis dan memutuskan untuk beli semua varian warnanya. Lumayan nambah koleksi sejibun dengan modal yang relatif gak terlalu besar karena harganya yang lumayan terjangkau.




Kemasan QL Lip Cream Matte ini gak aneh-aneh sih. Dia gak ada kotaknya, cuma tube biasa berwarna bening terbuat dari plastik. Meski gak pake kotak tapi disegel plastik, jadi kita tau apakah produk ini masih perawan apa ngga. Ukuran tube-nya sendiri lumayan panjang dan gendut dibanding merk-merk lain.

Yang gue suka dari kemasannya adalah keterangan yang tercantum lengkap, dari mulai ingredients, sampe nomor BPOM, dan tanggal kadaluarsanya. Sayangnya untuk ingredients hanya tercetak di segel plastiknya saja.









Bentuk aplikatornya sendiri juga standar aja seperti lip cream pada umumnya. Gue suka ukuran tankai aplikatornya yang lumayan panjang jadi gue bisa mengaplikasikan produknya dengan cukup rapi.







Tekstur dari QL Lip Cream Matte ini pas. Nggak terlalu cair atau encer. Ada aroma manis seperti campuran aroma buah berry dan vanilla. Buat gue sih baunya gak terlalu mengganggu.

QL Lip Cream Matte sendiri terdiri dari 8 warna. Dan semua warnanya wearable. Kalo kalian perhatiin dari nomor warnanya langsung lompat dari 22 ke 24 hehehe... Gak tau kenapa. Yang unik dari varian warnanya adalah, masing-masing terdiri dari dua warna yang mirip satu sama lain. Jadi walau variannya ada 8 tapi seolah cuma ada 4 warna karena masing-masing agak mirip. Bingung? Gak usah, kita bahas aja warnanya satu-satu.


REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 21 Peach Angel

PEACH ANGEL. Sesuai dengan namanya, warna ini adalah pink muda dengan sentuhan peach. Di saya yang tone kulitnya terang pun warna ini tetap terlihat neon dan pucat, dan seperti lipstik pink muda pada umumnya, formula Peach Angel ini agak susah diblend. Semakin dioles malah keliatan makin bergaris.




REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 22 Pink Me

PINK ME adalah warna pink susu stroberi yang cantik jelita menawan hati. Yang ini sekilas mirip sama Peach Angel tapi lebih ke cool tone dan wearable. Pink Me adalah warna muda yang nggak pucat dan lumayan cocok untuk semua tone kulit.


REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 24 Nudy Classic

NUDY CLASSIC adalah warna sejuta mbak-mbak karena warna ini universal banget. Ini adalah warna coklat muda yang netral dengan nuansa peach/warm, cocok banget dipake buat sehari-hari. 



REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 25 Nude Brown

NUDE BROWN adalah warna terracotta atau kalo orang kita nyebutnya merah bata, persis banget kayak warna genteng rumah. Sekilas mirip kayak Nudy Classic tapi yang ini lebih gelap dan nuansa orange-nya lebih nyata. Warna ini juga masih tergolong netral dan cocok buat semua warna kulit.



REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 26 Flaming Rose

FLAMING ROSE ini adalah warna merah dengan sentuhan warna orange. Hmmm... Atau mungkin orange dengan sentuhan merah? Oke, sebut aja ini warna merah orange.



REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No 27 Exotic Red

EXOTIC RED sekilas mirip dengan Flaming Rose tapi nuansa orange-nya lebih sedikit. Meskipun begitu warna ini ngga bisa dibilang merah banget sih karena tetap ada nuansa warm-nya. Padahal gue sih ngarepinnya ada satuuu aja warna merah yang netral.



REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 28 Apple Berry

APPLE BERRY ini menurut gue adalah merah keunguan, seperti namanya lah ya. Entah kenapa warna ini mengingatkan saya akan buah naga. Apple Berry adalah warna favorit gue karena bikin muka keliatan cerah. Sayangnya formula warna ini agak mirip Peach Angel yang susah rata meski ngga parah banget.



REVIEW-QL-LIP-CREAM-MATTE-ESYBABSY
No. 29 Sugar Plum

SUGAR PLUM. Dalam bayangan gue, warna plum nggak seperti ini sih. Kayaknya lebih pas ini disebut warna anggrek. Tapi entahlah, itu menurut gue aja. Sugar Plum ini warna yang cantik banget dan bikin muka keliatan cerah seketika. Sekilas persis kayak Lime Crime Utopia.


* * *


QL Lip Cream Matte ini memiliki hasil akhir yang soft matte. Jadi ini semacam lipstik matte dalam bentuk cair karena dipake makan atau minum masih transfer. Tipe lip cream kayak gini emang gak bisa terlalu diharapkan keawetannya. Yaaa asal gak dipake makan ala hardcore sih masih aman-aman aja, tapi jangan harap sedotan atau cangkir kopi kamu aman dari bekas lipstik.

Keunggulan lip cream model gini adalah, dia ngga bikin bibir jadi terasa kering. Waktu gue bikin swatch lipstik ini pun gue gak berasa tersiksa banget, bibir juga kaga jadi jedink-jedink amat. Padahal ini 8 lipstik sekaligus loh. Biasanya swatch 3 lip cream matte aja gue udah dower. Dihapus pake makeup remover juga gampang.

Untuk pigmentasi dan formula gue bisa bilang QL Lip Cream Matte ini lumayan oke, kecuali No 21 dan 28. Yang paling parah sih No 21 karena hasilnya agak patchy di gue. But overall produk ini layak dikoleksi. Apalagi harganya relatif murah cuma Rp. 36.000.

QL Lip Cream Matte bisa dibeli di:





Memakai QL Lip Cream Matte warna Sugar Plum. Gile gue cakep banget...


Buat kamu yang pengen liat swatch nya secara live bisa pantengin video ini. Jangan lupa main-main ke YouTube cahnnel aku dan ikutan subscribe :)
Thanks a bunch!







Tuesday, October 3, 2017

Review: Emina Sugar Rush Lip Scrub

REVIEW-EMINA-SUGAR-RUSH-LIP-SCRUB-ESYBABSY


Gue bukan orang yang rajin exfoliate bibir pake produk khusus lip scrub karena biasanya lebih suka pake bahan yang ada aja di dapur, yaitu gula dan madu. Kalo gak ada, gue akan pake face scrub-nya Viva karena gue pikir, yaelah, masih satu fungsi juga kan buat exfoliate walaupun rasanya sabun banget. Kalo nggak ada juga, gue pasrah aja sama kenyataan kalo gak bisa exfoliate bibir dan tidak berpikir dunia akan berakhir. Tapi pas gue mau beli sunscreen-nya Emina gue ngerasa lip scrub ini manggil-manggil gue dengan segala keimutan bentuk dan desainnya. 

Kalo ngeliat kemasannya, gue sempet ngira Emina ini produk Korea, tampilannya unyu banget. Mirip-mirip Etude House. Trus rada surprise gitu pas tau kalo Emina ini masih satu perusahaan sama Wardah, asli produk lokal, cuma target market-nya lebih ditujukan ke usia yang lebih muda.





Emina Sugar Rush Lip Scrub ini dikemas dalam jar bulat dari kaca atau plastik gitu. Sumpah gue susah banget ngebedain mana kemasan kaca atau plastik. Tutupnya warna semangka, trus desain kotaknya juga senada gitu sama jar-nya. Asli bikin gemes.

Walaupun imut, tapi di kemasannya ini tercantum informasi yang lengkap banget mengenai produknya. Dari cara pakai, komposisi, nama produsen, tanggal pembuatan, sampe nomor batch-nya. Sayangnya demi menjaga keimutan desain, semuanya dicetak dengan font berwarna putih yang bikin mata gue pegel bacanya. Jadi di foto ini terpaksa gue edit jadi item putih biar lumayan kebaca.

Emina Sugar Rush Lip Scrub ini diklaim selain bisa mengeksfoliasi bibir juga bikin bibir lembab. Kandungan yang terdapat di dalamnya selain gula dan biji aprikot, adalah Shea Butter, Olive Oil, Jojoba Oil, Vitamin C, dan Vitamin E.

REVIEW-EMINA-SUGAR-RUSH-LIP-SCRUB-ESYBABSY



REVIEW-EMINA-SUGAR-RUSH-LIP-SCRUB-ESYBABSY


Tekstur produknya sendiri berupa krim yang agak keras ketika dicolek dan agak kasar karena mengandung butiran gula. Isinya memang cuma 4,2 gram, keliatannya sedikit sih, tapi karena teksturnya yang keras bikin Emina Sugar Rush Lip Scrub ini ngga cepet abis karena susah dicolek, jadi sekalinya colek cuma dapet dikit.




Warna produk di dalamnya sendiri putih kekuningan dengan bintik-bintik coklat. Terus baunya kayak bau vanilla. Aromanya ini adalah alasan utama gue beli produk ini karena gue suka apapun yang berbau manis. Lumayan buat mengimbangi muka gue yang asem.

REVIEW-EMINA-SUGAR-RUSH-LIP-SCRUB-ESYBABSY



Untuk cara pakainya, kamu ambil secukupnya lip scrub ini, boleh pake spatula atau jari, srah lah, terus gosok perlahan ke bibir. Diamkan selama 1-2 menit terus baru bilas pake air atau lap pake tisu.

Kalo gue sih pake ini sekitar 1-2 kali seminggu, biasanya pas mau mandi, didiemin sebentar sambil maskeran, baru dibasuh pake air. Yang gue seneng dari Emina Sugar Rush Lip Scrub, dia cukup dibasuh air atau dilap pake tisu pun sudah cukup, nggak meninggalkan residu wax di bibir seperti beberapa merk lip scrub lain. Cuma setiap pake lip scrub rasanya bibir gue tetep aja kering, gak terkecuali pake produk ini walaupun udah diklaim gak bikin kering. Makanya tiap abis scrubbing, gue wajib pake Laneige Lip Mask Therapy, atau kamu bisa pake pelembab bibir andalan sendiri.

Oh ya, Emina Sugar Rush Lip Scrub ini juga gue pake untuk menghapus sisa matte lip cream karena secanggih apapun makeup remover gue, pasti nyisa kalo pake matte lip cream. Kalo pake scrub kayaknya lebih tuntas gitu.

Gue beli Emina Sugar Rush Lip Scrub ini dengan harga Rp. 36.000 secara online. Untuk next-nya gak tau sih mau repurchase atau nggak. Karena ya itu tadi, ada banyak alternatif yang bisa gue jadiin lip scrub.









Wednesday, September 6, 2017

Review: RiRe Lip Powder in Hot Plum (No. 02)



Gosh, finally I feel like making a review in English again. I'm sooo missing doing this. And this time I'll be reviewing RiRe Lip Powder, which is kinda interesting since, as the name implies, this is actually a lip tint in the form of powder.




PACKAGING. This lip tint comes in a cute tiny bottle made of clear plastic and a black cap that looks like errr... an elf hat, or mushroom, or... whatever you name it. It also comes in a black and pink carton box with a small opening on the front so you can actually see the powder shade.






THE APPLICATOR itself has the shape of a doe-foot, it's soft and flexible, but the handle is too short and that black mushroom hat kinda blocks my view when applying the product onto my lips, so it doesn't allow for an accurate application. Also the opening on the bottle was too small for the applicator. I had a difficulty getting it out of the bottle and afraid the applicator tip will slip off of the wand and trapped inside the bottle for the rest of its miserable life. 






THE TEXTURE itself is obviously powder, pink powder to be exact. At first I wasn't quite sure how on earth the powder will stick to my skin, but as you apply it onto your skin it magically turns into something watery, liquidy (is it even a word?), or more like gel. When first applied, it looks a bit uneven, but wait for a second and it'll turn into an even matte result as it dries. As I apply it, I don't smell any weird scent whatsoever, just a hint of chemical smell but will fade eventually.






THE SHADE. Since this is a lip tint, I will apply it in two ways, full lips and gradient. On my lips, this Hot plum turns into a strawberry milk color, but when I apply it full lips I have to put on several layers to get an even result, the color also turns into a bright pinkish red. So I think the shade is buildable.

THE PIGMENTATION is low to medium. I won't put my hopes too high in term of pigmentation. This is a lip tint, please. At first, building one layer only is easy. But to get an even result as you build more layers is a challenge since it tends to be patchy.




This lip product stays pretty well on my skin for the whole day, although it really depends on how you eat or drink. Since this is water based, it feels a little bit drying on me. So moisturizing in advance is a must. It will also leave a mark on your coffee cup but just in tiny bit, but the good thing is, I don't feel that tacky feeling like you have when wearing a matte lip cream (duh!).

Overall I am not so sure what to name this product. If it's a lip tint, it doesn't really tint your lips because you can still take it off with makeup remover for the most part. Do you get it? But I think this is a good try if you get bored with some common lip tint product.




Monday, September 4, 2017

Review: L'Oreal Paris White Perfect Clinical Derm White Essence, Day Cream, dan Overnight Treatment (*)



Kulit yang kusam dan warna yang tidak cerah merata kayaknya jadi masalah kebanyakan orang ya. Maunya warna kulit itu rata. Bukan putih melulu ya, tapi cerah dan warnanya merata. Nah, untuk mengatasi masalah ini, saya lagi coba rangkaian produk dari L'Oreal Paris White Perfect Clinical yang diklaim tidak hanya sekedar mencerahkan, tapi juga dapat menyamarkan noda hitam dan merawat keremajaan kulit.

Kayak apa sih produknya? Yuk kita bahas satu-satu.






Derm White Essence

(Rp. 214.000)





L'Oreal Paris White Perfect Clinical Derm White Essence adalah serum atau essence yang mengandung Derm White Technology, yaitu gabungan tiga bahan aktif yang dikenal dapat memberikan aksi pencerah pada kulit:
  • Actyl C: bahan aktof pencerah, membantu menyamarkan noda hitam pada kulit.
  • Adenosine: membantu mengurangi produksi melanin untuk mencegah pigmentasi kulit.
  • Fibrelastyl: mambantu kulit tampak lebih cerah merona.
Klaimnya adalah hasil yang terlihat sejak pemakaian pertama. Kulit terasa lebih lembab, lebih cerah merona, dan noda hitam tersamarkan.






Untuk kemasan Derm White Essence ini terlihat mewah banget dengan botol kaca berwarna silver dan tutup pipet yang menjamin kehigienisan isi produk. Botolnya ini walaupun kecil tapi lumayan berat. Isinya 30 ml. Di kotaknya terdapat informasi lengkap mengenai produk ini dari mulai komposisi bahan, tanggal kadaluarsa, dll. Kamu bisa klik gambar di bawah ini ya untuk lebih jelasnya.






Produk ini memiliki tekstur cair walau gak terlalu cair dan warna yang bening tapi juga gak terlalu bening (apa sih...?). Ada aroma bunga yang menurut saya agak menyengat dan masih tercium selama produk ini masih menempel di kulit. Rasanya di kulit juga agak lengket dan agak lama meresap ke kulit. Untuk menghindari rasa lengket ini saya cukup pakai dua tetes saja. Ini dipakai pagi dan malam hari sebelum memakai krim pagi dan krim malamnya.



Day Cream SPF 19 PA+++

(Rp. 161.000)


LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY



L'Oreal Paris White Perfect Clinical Day Cream ini adalah krim sian yang mengandung Pro-Vanish 3 yaitu bahan aktif pencerah yang membantu mengurangi produksi melanin pada kulit, dan SPF 19 PA+++ yang memberikan perlindungan dari UVA/UVB sehingga mencegah timbulnya noda hitam dan warna kulit yang gelap.





Krim pagi ini dikemas dalam jar kaca berwarna putih dengan tutup silver berisi 50 ml produk. Jar nya ini terbuat dari kaca yang lumayan tebal jadi agak berat juga. 






Tekstur produk ini adalah krim yang pas, fak terlalu kental atau cair. Warnanya krimnya merah muda jadi selain bisa melembabkan juga bisa bikin muka keliatan cerah, pakai bedak atau bb cream jadi lebih nempel dan lebih bagus jtohnya di kulit. Saya menggunakannya siang hari setelah menggunakan Derm White Essence-nya.

Sayangnya lagi-lagi saya kurang suka dengan aroma bunga yang agak menusuk dan teksturnya di kulit yang agak lengket, meresapnya pun juga agak lama. Jadi disarankan banget pake krim ini harus sabar dan jangan banyak-banyak, cukup dua kali colek aja.


Overnight Treatment

(Rp. 192.000)




L'Oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment adalah krim malam untuk membantu regenerasi kulit di malam hari, mengandung
  •  Pro-Vanish 3 Technology: kombinasi tiga bahan pencerah, membantu mencerahkan dan berperan dalam regenerasi kulit di malam hari.
  • Vitamin B3: membantu mencerahkan kulit.
  • Procystein: membantu mengurangi produksi melanin berlebih.
  • Bio-peeling ex: membantu menjadikan kulit tampak lebih halus dan lebih cerah.





Krim malam ini dikemas dalam jari yang mirip dengan krim paginya, hanya saja warnanya biru jadi gampang dibedakan walaupun lagi ngga pake kacamata hehehe. 






Produk ini krimnya berwarna putih susu. Teksturnya juga sama persis dengan krim paginya, yang membedakan hanya warna dan fungsinya. Aromanya juga khas ya seperti dua produk yang tadi sudah saya sebutkan, yaitu aroma bunga (mawar kah?) yang agak semerbak menurut hidung saya. Rasanya di kulit pun agak lengket dan lama meresap. Maka sekali lagi saya sarankan untuk tidak menggunakannya terlalu banyak. Jadi hemat juga kan?

L'Oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment ini saya gunakan malam atau sore hari (tergantung kapan mood-nya) setelah menggunakan Derm White Essence.



***



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY
Tekstur masing-masing produk L'Oreal Paris White Perfect Clinical







Saya baru menggunakan produk ini kurang dari sebulan. Kebetulan akhir-akhir ini pola makan dan pola tidur saya lagi kacau, akibatnya kulit saya jadi ditumbuhi jerawat di tempat yang aneh-aneh: di rahang lah, di pelipis lah, di deket alis lah, dll. Di beberapa spot juga lagi banyak dark spot, jadi keliatan nggak rata warnanya.

Rangkaian L'Oreal Paris White Perfect Clinical ini memang nggak bisa mengobati jerawat saya (saya pake obat jerawat lain), tapi so pasti bekas jerawatnya nggak akan hilang dengan cepat. Setelah pake tiga rangkaian produk ini, bekas jerawat saya memudar walau tidak sepenuhnya, tapi yang saya suka bekas jerawatnya itu nggak jadi kehitaman. Di beberapa spot wajah yang banyak masalah dark spot juga tersamarkan.

Hanya saja karena tekstur krim yang agak lengket, produk ini cocok dipake buat yang punya kulit kering, karena dia sifatnya melembabkan banget. Karena di kulit saya yang normal ini pun hasilnya setelah dipake setelah beberapa lama keliatan jadi berminyak. 



LOREAL-PARIS-WHTE-CLINICAL-REVIEW-ESYBABSY



Overall, di luar dari beberapa kekurangan tadi, saya cukup puas memakai rangkaian L'Oreal Paris White Perfect Clinical ini. Muka jadi lebih cerah bercahaya, bebas noda hitam, dan warna kulit lebih cerah merata. Apalagi dia gampang banget didapat di konter-konter L'Oreal di department store, drusgtores, toko-toko kosmetik, dll. Kamu juga bisa mendapatkannya secara online di blibli.com dan Lazada.com.

Untuk info lebih lanjut kamu bisa main ke instagram page nya L'Oreal Paris di @GETTHELOOKID, #myperfectglow, dan #LorealParisID, atau kamu juga bisa mengunjungi link ini:  http://bit.ly/WhitePerfectClinical